http://www.iconarchive.com/show/red-orb-alphabet-icons-by-iconarchive/Letter-W-icon.html bagi bagi ilmu: ilmu penyakit telinga hidung tenggorok
Tampilkan postingan dengan label ilmu penyakit telinga hidung tenggorok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu penyakit telinga hidung tenggorok. Tampilkan semua postingan

Epiglotitis

DEFINISI

 Epiglotitis (kadang disebut supraglotitis) adalah suatu infeksi pada epiglotis, yang bisa menyebabkan penyumbatan saluran pernafasan dan kematian. Epiglotis adalah tulang rawan yang berfungsi sebagai katup pada pita suara (laring) dan tabung udara (trakea), yang akan menutup selama proses menelan berlangsung.




PENYEBAB
Epiglotitis hampir selalu disebabkan oleh bakteri Haemophillus influenzae tipe b. Pada anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa kadang disebabkan oleh streptokokus. Epiglotitis paling sering ditemukan pada anak-anak yang berumur 2-5 tahun dan jarang terjadi pada anak yang berumur dibawah 2 tahun.


GEJALA
Infeksi biasanya bermula di saluran pernafasan atas sebagai peradangan hidung dan tenggorokan. Kemudian infeksi bergerak ke bawah, ke epiglotis. Infeksi seringkali disertai dengan bakteremia (infeksi darah). Epiglotitis bisa segera berakibat fatal karena pembengkakan jaringan yang terinfeksi bisa menyumbat saluran udara dan menghentikan pernafasan.

Infeksi biasanya dimulai secara tiba-tiba dan berkembang dengan cepat. Gejalanya terdiri dari:
- Ngiler
- Nyeri tenggorokan
- Gangguan menelan
- Gangguan pernafasan
- Badannya bungkuk ke depan sebagai upaya untuk bernafas
- Stridor (suara pernafasan yang kasar)
- Suara serak
- Menggigil
- Demam
- Sianosis (warna kulit kebiruan).

Infeksi juga kadang menyebar ke persendian, selaput otak, kantung jantung atau jaringan bawah kulit.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan dengan laringoskopi yang menunjukkan pembengkakan epiglotis. Pembiakan darah atau lendir tenggorokan bisa menunjukkan adanya bakteri. Pada pemeriksaan darah lengkap tampak peningkatan jumlah sel darah putih. Rontgen leher bisa menunjukkan adanya pembengkakan epiglotis.


PENGOBATAN
Epiglotitis merupakan suatu keadaan gawat darurat, yang jika tidak segera diatasi bisa berakibat fatal. Anak harus segera dibawa ke rumah sakit dan biasanya ditempatkan di ruang perawatan intensif.

Diberikan oksigen dan hampir selalu dilakukan pembukaan saluran pernafasan, baik dengan cara memasukkan tuba endotrakeal maupun dengan cara membuat lubang di leher bagian depan (trakeostomi). Untuk meningkatkan hidrasi, diberikan cairan infus. Antibiotik diberikan untuk mengatasi infeksi. Kortikosteroid diberikan untuk mengurangi pembengkakan.


PENCEGAHAN
Imunisasi pertama untuk mencegah infeksi H. influenzae biasanya diberikan pada saat anak berusia 2 bulan.


sumber :http://sehat-enak.blogspot.com/2010/01/penyakit-tht.html
»»  READMORE...
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Presbikusis


Presbikusis adalah penyakit penyakit tuli sensorineural frekuensi tinggi, terjadi  pada  usia  lanjut,  simetris  kiri  dan kanan,  disebabkan  proses  degenerasi  dan  telinga  dalam.









Etiologi
Terjadi  akibat proses degenerasi yang berhubungan dengan faktor-faktor herediter, kebisingan lingkungan hidup dan kerja, penyakit sistemik, hipertensi, diabetes mellitus, anemia, arteriosklerosis, infeksi, bising, gaya  hidup  atau  bersifat  multifaktor. Biasanya  terjadi  pada usia lebih dari 60 tahun.   Progresivitasnya  dipengaruhi  usia  dan  jenis  kelamin.

Patofisiologi
Terjadi  perubahan  sruktur  koklea  dari  nerveus akustik, berupa  atrofi  dan degenerasi  sel-sel rambut  penunjang  pada  organ  corti,  di  sertai  perubahan  vaskular  pada  stria   vaskularis.  Jumlah  dan ukkuran  sel-sel  ganglion  dan  saraf  juga  berkurang.

Manifestasi    kllinis
Pendengaran  berkurang  secara  perlahan-lahan,  progresif,  dan  simetris  pada kedua telinga. Telinga  berdenging. Pasien  dapat  mendengar  suara  percakapan  tapi  sulilt    memahaminya,  terutama  bila cepat  dan  latarnya  riuh. Bila  intensitas  ditinggikan akan timbul rasa nyeri. Dapat disertai tinitus dan   invertigo.
Pada   pemeriksaan   otoskop   tampak   membran  timpani  suram  dan  mobilitasnya  berkurang.

Pemeriksaan penunjang
Tes  penala  menunjukan  tuli  sensorineural. Pemeriksaan audiometri  nada murni  menunjukan  tuli saraf  nada  tinggi, bilateral, dan simetris. Pemeriksaan  audiometri  tutur menunjukan  gangguan  diskriminasi wicara.

Penatalaksanaan
Pemasangan alat bantu dengar di kombinasikan dengan latihan membaca ujaran dan latihan mendengar  oleh  ahli terapi wicara. Yang penting  adalah  pengertian  dari  orang  sekitarnya  untuk  berbicara dengan  pelan, jelas,  dengan kata-kata  yang  pendek  dan  tidak  keras.
»»  READMORE...
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS